Komentar Terbaru

No comments to show.

Di tengah perjalanan semester yang terus bergulir, Program Studi Ilmu Komunikasi K. Pangandaran memilih untuk tidak menunggu. Melalui forum I-Listening 2026, program studi mengambil langkah proaktif dengan membuka ruang dialog langsung antara mahasiswa dan dosen di pertengahan semester guna membahas proses pembelajaran selama perkuliahan berlangsung.

Forum ini melibatkan 83 mahasiswa dari tiga angkatan sekaligus: Angkatan 2023 (Semester 6), Angkatan 2024 (Semester 4), dan Angkatan 2025 (Semester 2). Kehadiran tiga angkatan dalam satu forum menjadikan I-Listening 2026 bukan hanya sekedar ruang dialog tetapi juga sebagai bentuk refleksi bersama agar berbagai kendala yang muncul selama perkuliahan dapat segera diperbaiki.

Bagi program studi, I-Listening bukan rutinitas administratif semata tapi sebagai bentuk pernyataan sikap: bahwa perbaikan kualitas tidak dapat ditunda, dan masukan mahasiswa merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dalam proses pengembangan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan.

Sesi I-Listening kali ini menjadi ruang diskusi yang sangat produktif, ditandai dengan banyaknya masukan konstruktif yang mengalir dari mahasiswa lintas angkatan. Alih-alih sekadar menyampaikan keluhan, mahasiswa hadir dengan pemikiran yang matang dan fokus pada masukan-masukan pembaruan strategi belajar-mengajar. Beberapa masukan utama yang dikemukakan oleh mahasiswa dalam forum ini antara lain:

  • Variasi metode pengajaran yang lebih dinamis seperti diskusi materi berdasarkan kasus nyata dan pendekatan berbasis proyek.
  • Penguatan koordinasi antar dosen pengampu pada mata kuliah yang dikelola secara kolektif.
  • Optimalisasi platform e-learning sebagai penunjang pembelajaran.

Masukan-masukan konstruktif ini mencerminkan besarnya kepedulian mahasiswa terhadap kualitas pembelajaran. Mahasiswa memahami bahwa seluruh sistem pembelajaran dalam perkuliahan merupakan tanggung jawab bersama untuk selalu dijaga dan dikembangkan lebih lanjut.

Semua masukan konstruktif serta apresiasi yang disampaikan dalam sesi I-Listening ini ditanggapi dengan sangat baik oleh Ketua Program Studi beserta jajaran dosen.

Pihak program studi menyatakan komitmennya secara tegas untuk menjadikan setiap poin yang disampaikan mahasiswa sebagai dasar evaluasi berkala yang terstruktur. Bukan sekadar dicatat, melainkan benar-benar ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret dalam membangun sistem pembelajaran yang lebih adaptif, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.

Selain menjadi wadah penyampaian masukan, sesi I-Listening ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi performa sejumlah mata kuliah yang dinilai berhasil menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas. Beberapa mata kuliah mendapat pujian karena dinilai sangat interaktif, terstruktur dengan baik, serta mampu meningkatkan antusiasme belajar mahasiswa secara konsisten dari pertemuan ke pertemuan. Lebih dari itu, materi-materi yang disampaikan menunjukkan relevansinya dengan perkembangan kemampuan praktis mahasiswa yang dibutuhkan dalam industri.

I-Listening 2026 pun menutup sesinya bukan sebagai akhir dari sebuah dialog yang dihasilkan dalam satu forum saja, melainkan nilai yang dibawa dari satu semester ke semester berikutnya. Program Studi Ilmu Komunikasi K. Pangandaran memahami bahwa kepercayaan mahasiswa dibangun melalui konsistensi dalam mendengarkan, konsistensi dalam menindaklanjuti, dan konsistensi dalam menunjukkan bahwa perubahan benar-benar terjadi.

I-Listening 2026 adalah bagian dari tradisi evaluasi yang terus dirawat dan diperkuat. Program ini bukan hanya forum seremonial yang berhenti pada laporan, melainkan titik awal dari siklus perbaikan yang akan terus berputar dari semester ke semester, dari angkatan ke angkatan. Dalam perjalanan itu, program studi dan mahasiswa melangkah bersama menuju satu tujuan yang sama: pembelajaran yang semakin berkualitas, bermakna, dan berdampak.

Program Studi Ilmu Komunikasi K. Pangandaran berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti setiap masukan dan menjadikan paruh kedua semester ini sebagai momentum perbaikan yang nyata supaya pengalaman belajar-mengajar semakin bermakna bagi seluruh sivitas.

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *