Komentar Terbaru

No comments to show.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi PSDKU Unpad Ukir Prestasi, Sulap Limbah Tekstil Jadi Material Interior Bernilai Tinggi

Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Ilmu Komunikasi PSDKU Universitas Padjadjaran Kampus Pangandaran yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 kategori Business Plan dalam ajang National Environmental Competition 2026 yang diselenggarakan oleh IPB University pada tanggal 2-3 Mei 2026.

Prestasi ini diraih oleh Humairoh Suniyatus Silmi dan Lindy Manuella, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2025. Keduanya mengusung gagasan inovatif melalui proposal bertajuk #WasteToSpace: Pengembangan Material Komposit Berbasis Limbah Tekstil dengan Optimalisasi Sifat Adhesif Selulosa pada Model Bisnis BuluBili dalam Kerangka ESG dan Ekonomi Sirkular.

Inovasi tersebut menghadirkan terobosan melalui pengolahan limbah tekstil menjadi bricks interior non-struktural yang memiliki keunggulan insulasi akustik serta memanfaatkan bio-based adhesive yang ramah lingkungan. Mengusung prinsip circular economy, setiap 1 kilogram limbah tekstil diolah menjadi satu produk jadi, menjadikannya solusi konkret dalam upaya pengurangan limbah sekaligus penciptaan nilai tambah bagi industri.

Produk yang dihasilkan tidak hanya menjawab kebutuhan desain interior modern, tetapi juga menjadi alternatif strategis bagi industri dalam mencapai target keberlanjutan dan standar ESG (Enviromental, Social, dan Governance). Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana inovasi mahasiswa mampu menjembatani isu lingkungan dengan peluang ekonomi kreatif.

Prestasi ini juga mencerminkan karakter lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi PSDKU Universitas Padjadjaran Kampus Pangandaran sebagai communication entrepreneur yang adaptif, kreatif, inovatif, dan berorientasi pada solusi.

Di balik capaian tersebut, proses yang dilalui oleh Humairoh dan Lindy tentunya tidak mudah. Keduanya seringkali  mengikuti berbagai ajang kompetisi dalam bidang Komunikasi Bisnis dan Enterpreneurship. Konsistensi dan semangat kompetitif yang mereka tunjukkan ini menjadi bekal penting yang mengantarkan mereka meraih kemenangan dalam kompetisi ini.

Tidak lupa kehadiran dosen pembimbing Naurah Lisnarini, M.I.Kom yang senantiasa mengawali kedua mahasiswa dalam setiap proses-proses dibalik kesuksesan ini.

Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi, keberanian mencoba, dan ketekunan dapat menghasilkan prestasi gemilang sejak dini. Momentum ini sekaligus membuka peluang yang lebih besar untuk melangkah ke tingkat nasional hingga internasional, membawa nama universitas dan daerah ke panggung yang lebih luas.

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *